Orang Khilaf

Minggu, 27 April 2014

Mendadak Travelling: Kota Bandar Lampung Part 1



Tepat hari jumat tanggal 18 April 2014 kemarin, akhirnya gue dan temen-temen bersepakat buat nyoba liburan dengan cara jalan-jalan ke kota Bandar Lampung. Mungkin bagi saudara pembaca (iya, semoga ada yang baca) ada yang tau letak kota Bandar Lampung dimana ?? Yup, bener banget. Kota Bandar Lampung terletak di..... Peta Indonesia #AntiKlimaks

Oke, lebih spesifiknya lagi, kota Bandar Lampung terletak di Pulau Sumatera, tepatnya terletak di Provinsi Lampung, bersebelahan dengan provinsi Sumatera Selatan, Negara Indonesia, Benua Asia, Samudera Hindia, dalam Bumi, dan di Galaksi Bima Sakti. #Yekali

Karena letak provinsi Bandar Lampung bersebelahan dengan provinsi tempat gue tinggal, jadi bisa dibayangkan berapa lama perjalanan kita menuju kesana. Waktu yang kita tempuh buat ke kota Bandar Lampung itu cuma 12 jam. Oke, kayaknya gue terlalu santai ngucapin waktu tempuhnya. Gue ulangin sekali lagi biar kalian sadar berapa lama perjalanan kesana: DUA BELAS JAM. Sekali lagi, DUA BELAS JAM.

Jadi bisa dibayangin, pantat kita yang awalnya montok, bergelambir, dan ramah lingkungan, setelah perjalanan selama 12 jam, pantat kita berbalik menjadi 180 derajat, menjadi: Rata, tak bernyawa, dan susah diajak kompromi.



Biar gak ngebosenin, liat aja yang tengah. Gantengnya gak masuk akal :)

FYI aja, sebenernya tujuan kita berlibur sebelumnya adalah kota Pagaralam, iya kita mau (beneran) mendaki Gunung Dempo. Bukan kayak liburan waktu itu yang cuma sampe di kaki Gunung Dempo (Untuk lebih jelasnya, liat postingan gue DISINI dan DISINI).

Tapi berhubung karena si Tour Guide-nya pengin yang mendaki (minimal) 10 orang, maka rencana pendakian pun di cancel karena saat itu yang mau mendaki cuma 9 orang. Dengan berat hati, rencana liburan kita pun dicancel, tanpa memikirkan opsi tujuan liburan selanjutnya. Karena keputusan ini, mendadak gue kecewa, temen-temen kecewa, Marshanda juga kecewa (entah kenapa Marshanda ikut-ikutan kecewa, gue gak tau).

Selang beberapa hari setelah penundaan liburan ke Pagaralam, secara mendadak temen gue, si Ikrom dan Akbar dateng jam setengah 9 malem kerumah, cuma buat ngasih tau kalo rencana liburan kita berganti ke Kota Bandar Lampung dan akan berangkat besok paginya, naik kereta api. WTF men !? kurang mendadak apa coba ? Gue yang pada saat malam itu juga lagi galau karena lagi ngerjain UTS Online Algoritma Pemrograman, ditambah galau dengan ajakan liburan mereka yang super duper menggiurkan.

Alhasil tanpa pikir panjang, gue pun langsung iyain aja ajakan mereka dan segera ngasih KTP gue karena malam itu juga mereka bakal pesen tiket kereta buat berangkat besok. Entah ekspresi gue harus apa. Disatu sisi gue seneng karena besok bakalan berangkat liburan, dan disisi lain gue galau, gue belum ada persiapan sedikitpun, baik itu persiapan finansial (iya gue lagi bokek berat!), ataupun persiapan fisik dan mental. Persiapan fisik yaitu gue harus bisa menyesuain diri dengan panasnya atmosfer di kota Bandar Lampung, dan persiapan mentalnya, gue harus siap ninggalin calon-gebetan gue yang saat ini posisinya ada di Palembang. Iyasih gue tau, statusnya cuma gebetan, masih calon pula ~

Singkat cerita, setelah ngepet semaleman (tolong kalimat ini jangan dianggap serius, takutnya kalian malah ngajak bisnis dengan gue), akhirnya uang gue pun pas buat jalan-jalan. Tiket kereta sudah dibeli, dan: IT’S SHOW TIME. Gak lupa sebelum pergi, gue ngelakuin ritual wajib bagi anak-anak alay keren masa kini: Ganti Display Picture BBM.
 
 kuku gue bagus yah ? #SalahFokus

FYI lagi: kita kesananya naik kereta api, dan alhamdulilah ini kedua kalinya gue naik kereta api. Entah ini namanya deso atau katrok, yang jelas gue udah dua kali naik kereta api. Titik. Gue sakit hati kalian ngatain gue waktu pertama kali naik kereta api dipostingan INI. Udah ah, gak usah dibahas. 

Selama didalem kereta api, kita gak bisa diem. Si Jimmy mondar-mandir gak jelas, si Ikrom nyanyi-nyanyi gak karuan, si Arifin sibuk bikin status di pesbuk, dan gue, Akbar, sama Haris sibuk ngitungin bulu kaki si Arifin yang yang jumlahnya memperihatinkan. Iya, kayaknya Arifin ini bulu kakinya masih tahap pertumbuhan, masih sedikit sekali yang muncul. Mungkin kalo bulu kakinya Arifin ini sudah tumbuh, si Arifin bakalan bilang, “Kasian kamu, nak. Sudah saatnya kamu melihat dunia luar”. Gue yang ngeliat kejadian itu pun ikut-ikutan terharu. Oke, kenapa kita jadi bahas ini ?





Betapa romantisnya kami saat tidur di kereta #JadiMerinding #PegangPantat

Didalem kereta, kita ketemu sama nenek-nenek yang omongannya gaul abis. Tiap kali tuh nenek ngomong, beliau selalu mengakhiri omongannya itu dengan kata,..”coy”. Contohnya: “Jadi begini coy...”. Yah begitulah kelakuan si nenek itu. Belum lagi si nenek itu yang mulutnya selalu ngomong terus, gak stop-stop. Jadi mau gak mau kita terpaksa ngedengerin karena kalo gak didengerin, takutnya si nenek itu ngutuk kita jadi ‘Maling Kutang’, bukan ‘Malin Kundang’.

Tapi, dari sekian panjang dialog kami dengan si nenek, ada satu hal yang menarik dari percakapan nenek itu dengan kami. Saat itu kami sedang membahas tentang masalah sogok-menyogok dinegeri ini, terus si nenek bilang, “Zaman sekarang ini nyari duit susah, jadi jangan suka berfoya-foya seperti mereka yang ngebela-belain nyogok cuma buat masuk PNS, Polisi, atau Caleg sekalipun. Walaupun nenek ada duit, nenek gak bakalan ngelakuin hal itu. Inget coy, jangan sampe diperbudak oleh uang”. Mendengar nasehat nenek itu yang bijak dan penuh semangat, kita semua cuma mengangguk. Mengangguk karena pura-pura ngerti, supaya keliatan keren.

 ini dia foto si Ikrom (kiri) dengan si nenek (kanan). Tampak sekilas, mereka mirip suami isteri yang saling mencintai hingga tua. Ah, indahnya :’)



Setelah puas ngedengerin nenek gaul itu ngasih siraman rohani, kita pun kembali ke kesibukannya masing-masing. Untuk ngelepas jenuh selama dikereta, si Jimmy membawa kartu Bridge buat kita mainin. Dan bagi mereka yang kalah, hukumannya harus siap bulu kakinya dicabut secara berjamaah, dan bulu yang telah tercabut tersebut akan disumbangkan ke saudara Arifin. Betapa baiknya niat kami ini :’)

Jenuh dengan permainan kartu bridge, kita pun melakukan hal lain lagi. Kita foto-foto gaya alay, dengan tukang fotonya adalah mbak-mbak yang duduk disebelah nenek gaul tadi.

Pose Pertama.

kedua

Pose terakhir setelah mbaknya marah-marah karena minta difotoin melulu.

Fix, setelah perjalanan lebih kurang 12 jam, jam 9 malam akhirnya kita nyampe di stasiun Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung. Kita pun berlalu meninggalkan stasiun Tanjung Karang dengan posisi pantat rata sebelah.

Setelah nyampe di stasiun, kita menunggu mas Jarwo yang (katanya) mau jemput kita. FYI, mas Jarwo ini kita nggak kenal sama sekali, kita dapet nomernya cuma dari mbak Baiti yang merupakan pengurus dari FLP (Forum Lingkar Pena) cabang Palembang. Dan kebetulan, mas Jarwo ini juga pengurus di FLP cabang Bandar Lampung (tapi setelah kita selidiki lebih jauh, ternyata mas Jarwo ini ketua FLP cabang Bandar Lampung).

Awal kami pikir, mas Jarwo ini orangnya item, serem, dan garang. Persis kayak penculik di tivi-tivi. Tapi setelah kami bertemu dengan beliau, ternyata mas Jarwo orangnya putih, ramah, bersahabat, dan agak ‘gemulai’. Silakan artikan sendiri gemulainya itu bagaimana, jangan tanya gue.
Selanjutnya, mas Jarwo datang dengan kak Huda yang menjemput kami dengan membawa mobil Honda Jazz. Sumpah ini keren abis. Haris yang sebelumnya gak pernah naik Honda Jazz, begitu turun dari mobil, dia langsung sujud syukur. Sama kayak gue.

Sebelum mas Jarwo nganterin kami ketempat budhe-nya ikrom, kami diajak keliling-keliling dulu untuk melihat suasana kota Bandar Lampung ketika malam hari. Asli suasananya keren banget, sama kayak suasana Kambang Iwak di Palembang kalo malam hari. Semuanya terang, dan warna-warni. Dan tentunya, kami juga dibayarin makan. #ehm #MentalGratisan

ini kita foto di Teluk Betung, mirip kayak Kambang Iwak kalo di Palembang.


P.S: Kayaknya segini dulu postingan gue tentang jalan-jalan di Kota Bandar Lampungnya. Santai aja, perjalanan kami masih panjang. Masih ada perjalanan kami pas ke PANTAI MUTUN, ke Museum Lampung, ke Universitas Lampung, pokoknya masih banyak. Jadi tungguin aja di postingan selanjutnya..



Wassalam

@willy_wili
Traveller yang baru akil baligh.
 


29 komentar:

  1. waah, asyik liburan ke lampung. ikut donk

    BalasHapus
  2. Kota Bandar Lampung. Kayaknya keren tuh, apa emang beneran keren? Hehehe. Liat foto yang terakhir, backgroundnya keren. Backgroundnya loh ya, bukan orangnya, hahaha. :D *Piss* #HanyaBercanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke, walaupun cuma background, yang penting keren :p

      Hapus
  3. Jadi kalian kesana dalam rangka liburan atau apa wil? kok yang jemput ketua Lingkar Pena?? ada event menulis gitu?
    eh tapi tu nenek-nenek keren juga ngomong bahasa gaul, padahal kalo dilihat-lihat udah gak ada giginya. :)))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. liburan bang, cuma buat main2 aja sih, nggak ada event istimewa. haha
      Bang, gigi gak menentukan ucapang, inget bang, inget. haha

      Hapus
  4. hmm... ini cukup menambah pengetahuan tentang destinasi di Lampung... sepertinya ada banyak tempat menarik di lampung ya...

    BalasHapus
  5. Palembang-lampung 12 jam? Lama juga yaaa. Padahal kalo di peta sebelahan ah, deket *yaiyalah*

    Btw saya juga kalo mudik ke lampung loh, di pringsewu tapi. Sayangnya, walaupun tiap taun mudik kesana, saya malah ga pernah tau kota bandar lampung :'( cuma sekilas lewat aja. Hiks menyedihkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, sebelahan kan cuma di peta -_-"
      hihi, itu di sebelah mananya llampung yah ??

      Hapus
  6. seru ya jalan jalan, walaupun dengan doku pas pasan hihihi yang penting kebersamaan dengan teman-teman. Bukan cuman lu aja yang baru 2 kali naik kereta, malah gue belum pernah hihihi. Naik kapal aja belum hihihi. Di tunggu cerita selanjutnya, terutama di universitas lampung hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha kamu belum pernah naik kereta ?? sini lain kali aku ajakin :3

      Hapus
  7. 12 jam perjalanan? ga kebayang betapa tersiksanya pantat kalian -_- eh ke Bandar Lampung buat liburan apa buat ketemu Andike Ex Kangenband Wil? eh salam ya buat Andika *abaikan*
    Astaga ga kebayang perasaan mbak2nya yg lo suruh jd fotografer dadakan pasti udh ngumpat2 tuh :p kenalin sama mbahnya itu dong, gaul gitu orangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. APAAAA ?? ANDHIKA KANGEN BAND ITU ASALNYA DARI BANDAR LAMPUNG ??? nyesel gue jadinya kesini -_-" haha

      Hapus
  8. waah liburan ke bandar lampung seru nih. perjalanan nya aja sih yang bikin nyesek, 12 jam di dalam kereta. tapi semua itu kebayar kan setelah kalian nyampe di bandar lampung karena kota nya keren banget.

    haha itu nenek-nenek gaul banget coy, selain gaul dia keren juga pemikirannya tentang politik coy. "jangan sampe di perbudak sama uang" ini kata-kata yang keren banget dari si nenek. memang uang bisa di buat segalanya tapi jangan sampe kita di perbudak sama uang coy. (gue niruin cara ngomong si nenek pake 'coy' biar kelihatan keren).

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul tuh, kebayar banget rasanya..

      iya cooy, haha

      Hapus
  9. gokil ya seru - seruan di kereta api narsis - narsisan bareng,, btw tuh nenek kenapa gk diajakin foto bareng buat kenang-kenangan kan seru tu bisa jadi kenangan entar pas kalian tua :) ,, lampung emang seru ya walau cuma denger ceritanya dari kalian. katanya pantainya keren ya sob?? pengen dong lihat dokumentasi yang di pantai

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu udah foto diatas mbak, liat aja.
      nih, nih udah tuh yang dokumentasi di pantainya. liat aja

      Hapus
  10. Aaaakkk aku ngenvy sama foto cowok yang tidur di pangkuan cowok. Itu salah satunya kamu bukan Kak? Betapa romantisnya:')

    Dapet kabar liburan dadakan itu emang kadang bingung tapi seneng juga ya. Seneng karena temanya liburan. Tapi bingungnya kalo lagi nggak punya uang. Gimana bisa liburan?

    Untung aja bisa ditraktir makan gratis. Terus naik mobil Honda Jazz pula. Jangan-jangan nanti ke pantai pake Alphard. Ciyeee.... *apa sih enggak penting banget*

    BalasHapus
    Balasan
    1. aah kamu, sini2 akau peyuk :3 haha

      haha, npulang naik Honda Jazz, kepantai naik Alphard, haha jangan ketinggian ngayal mbak :D

      Hapus
  11. Pasti seru deh kalo liburan sama teman-teman. Wih, nenek-neneknya gaul banget ya..
    Kenapa mbak-mbaknya nggak diajakin foto bareng juga gitu, kan kasian cuma motoin aja tapi nggak diajak foto bareng :D

    Kayaknya seru ya dilampung, okeee ditunggu postingan selanjutnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, mbaknya nggak mau, katanya kita terlalu ganteng buat diajakin foto :v haha

      Hapus
  12. gue amaze liat lo sama nenek2 ngomongin nasib bangsa ini wil. seketika gue pengen ketemu nenek2 itu dan foto selfie berdua. iya gue dan dia doang..

    gue belum pernah sekalipun naik kereta, dan lo udah dua kali.. gue merasa nggak gaul -__-
    dan semoga Jazz yang lo naikin nggak turun mesin.. ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuah gue terharu pik ngeliat niat lu yang pengen ketemu nenek itu cuma buat selfie doang. Indahnya :')

      haha, kampret loo !! :D

      Hapus
  13. 12 jam perjalanan mengendarai kereta itu udah biasa. Dulu aku pernah hampir 8 jam, itu dulu sewaktu mau pulang kampung. *ini bukan curhat* dan jujur rasanya ngebosenin banget. Yang paling seru ya pas cuman lewat terowongan aja.
    Tuh nenek - nenek keren ya, bisa nyambung di ajak ngobrol sama alien yg nyasar naik kereta. Wkwkwkwk, bahasannya jg tinggi pula. Salut dahh sama yang ngefoto.

    Ini kayaknya elite elite yang gimanaa gitu ya, liburannya dadakan tapi dapet fasilitas honda jazz. Ahh ini pasti hanya skenario, pasti hanya untuk proses syuting sinetron *abaikan*

    BalasHapus
    Balasan
    1. lah , elu cuma 8 jam, gue 12 jam bro ? -___-"

      oke, kalimat terakhir loe dramatisir abis..

      Hapus
  14. gaul dan keren. Gue bilang gitu gara-gara di akhir-akhir cerita ada nama gue, naik Honda Jazz pula. Gue enggak nyangka abis itu kalian sempet sujud syukur :')

    btw liburan dadakan nih ceritanya. Untung ya beli tiket buat besok masih bisa, kalo di jawa
    sih untuk tujuan yang beda kota gitu biasanya udah kehabisan tiket kalo pesennya h-1.

    btw kasian banget kalian bertiga, tidur pangku-pangkuan, padahal ada nenek di sebelah. Manfaatin aja udah!

    BalasHapus
  15. keren will, lu udah kayak traveller sejati gitu mana mendadak juga iya aja gitu..tapi kalo cowok mah kagak ribet emang ya, bda banget kalo cewek, pasti mikirnya sampe subuh...emang paling enak travelling sama banyak temen pas masih muda kayak lu gue juga gini yakk..,gue juga mau travelling ah...mumpung masih muda.

    temen lu so sweet, gue terharu ngeliatnyaaa...

    BalasHapus
  16. menarik dan penuh wawasan
    terimakasih
    ditunggu info yang lain nya

    BalasHapus

Anak baik selalu ninggalin komentar tiap abis baca :')

Tapi teserah deh, ya.

Yang penting komyen ~

Anda Mungkin Meminati

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...